Nizna W

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Hari Sekolah Dan Pengumuman

#Bab 1

Awan cerah mulai mengumpul. Seketika udara pagi di halaman sekolah semakin sejuk. Membuat Kirana bisa berpikir lebih leluasa untuk belajar Tematik nanti.

Kirana langsung duduk di tempatnya. Lalu mengeluarkan pulpen yang dulu di berikan oleh sahabat penanya. Kertas, buku, dan juga alat tulis sudah ia persiapkan.

"Kemana Ustadzah Aulia ya?" Tanya Rarra. Wajahnya tampak serius menunggu Ustadzah Aulia. Dari tadi Kirana fokus melihat Rarra yang mondar-mandir sambil berjalan di teras kelas. Jika saja Kirana terus memperhatikan langkah kaki Rarra, pasti itu membuatnya pusing.

Sedangkan Melia lebih memilih untuk membaca buku di tempat duduk nya sendiri.

"Ra." panggil Kirana. Rarra menoleh dan tersenyum.

"Kamu duduk deh. Dari tadi bolak-balik aja. Pusing tau ngelihat langkah kakimu." protes Kirana. Ia bermaksud bercanda dengan Rarra.

"Why? Aku kan mau tunggu Ustadzah Aulia.." sahut Rarra. Ia masih memandangi ruangan guru berharap Ustadzah Aulia segera membuka pintu ruangan itu dan masuk ke ruangan kelas 5. Tapi sepertinya harapan Rarra tak kunjung muncul.

'Huuft!..' Kirana hanya menghela napas di dalam hati kecilnya yang lagi-lagi melihat tingkah Rarra.

Kalimat yang di ucapkan Rarra tadi membuat Kirana semakin melotot jelas.

Dalam hatinya, Kirana benar-benar ingin protes dengan Rarra lagi. Tapi sepertinya Ustadzah Aulia akan segera datang sebentar lagi.

Ternyata benar!

Perlahan Ustadzah memasuki ruangan kelas 5 dan memberi salam. Dia masuk dengan membawa 2 buku modul Tematik yang cukup tebal.

"Assalamu'alaykum semuanya!" Ustadzah tersenyum. Kemudian menulis sesuatu di papan tulis. Mungkin itu adalah materi untuk hari ini.

"Ssst.. Ra. Nanti Aku minta catatan Tematikmu ya." bisik Melia. Tangannya menepuk pundak Rarra perlahan.

"Emm.. bentar." bisik Rarra pelan. "Oke. Nih, tapi nanti kembalikan ya.." sambungnya.

Melia mengangguk sambil tersenyum. Hatinya berseri-seri.

***

Setelah sekian lama, Akhirnya pelajaran Tematik selesai. Dan bel pulang sekolah tentu saja berbunyi. Semuanya menghamburkan diri ke luar kelas masing-masing.

Kirana juga mulai meninggalkan kelas bersama Melia dan Rarra. Tangannya menggandeng satu sama lain.

"Hei! Lihat, Apa itu?" Kirana mendekati mading. Sepertinya ada satu pengumuman yang belum ia ketahui.

"Pengumuman Ujian Matematika?!" Kirana dan Rarra tercekat. Begitu juga dengan Melia. Alis mereka tampak berkerut sejenak.

"Sebentar deh. Kayaknya baru kemarin kita ujian Matematika. sekarang kok sudah mulai ujian lagi?!" protes Melia.

Spontan Kirana menoleh ke arah Melia sambil tersenyum tipis melihat tingkah nya hari ini.

'Pasti pikiran Melia sama seperti pikiranku. Hihiii..' Kirana berbicara sendiri di dalam hatinya seakan mengetahui perasaan Melia.

"Ayo, sekarang kita pulang. Sudah mau jam 2." ajak Kirana.

Akhirnya mereka bertiga pulang bersama.

***

"Aku duluan ya! Daah.." Kirana berlari menuju halaman rumanhnya meninggalkan Rarra dan Melia sambil melambaikan tangannya.

"Oke."

ckreekk..

"Assalamu'alaykum Ma!" Kirana membuka pintu rumah perlahan. Lalu melepas sepatu yang tadi ia kenakan di sekolah.

"Wa'alaykumussalam.." Ternyata Mama menyambutku dari belakang. Wah, senangnya..

Setelah itu Kirana masuk kamar. Berganti baju kemudian makan siang bersama.

Lalau selesai makan siang Ia kembali masuk kamar dan membaca buku. Itulah yang setiap waktu di lakukan oleh Kirana.

Waktu terus berjalan cepat. Akhirnya sore pun tiba.

Kirana duduk di bangku taman. Disana penuh dengan bunga-bunga yang bermekaran cantik. Sepertinya Kirana mengingat sesuatu.

"Oh No!" pikir Kirana. Ia masih mengingat tentang ujian Matematika yang nanti di mulai 3 minggu lagi. Segera Ia melangkahkan kaki menuju keran air di samping batu besar dan menyiram tanaman untuk melepas lelahnya belajar dari pagi hingga siang tadi.

Kirana berpikir sejenak. Lagi-lagi ia harus menghadapi sebuah masalah besar! Mungkin lebih besar daripada harus keliling dunia 100x!

Ia pikir semestinya harus banyak belajar sungguh-sungguh jika mau mendapatkan nilai yang terbaik.

Walaupun begitu, mulai dari sekarang, Ia mulai belajar dengan giat dan terus semangat.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

siip.. mksh ya.

29 Mar
Balas

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali